July 24, 2021
cara menghilangkan rasa insecure

Merasa Insecure? Awas Jadi Jelek! Ini Tips Agar Kamu Jauh Dari Rasa Insecure

BagivaMedia – Dear, kita semua tau rasa insecure bisa mendatangi siapa saja dan tidak memilih apakah dia wanita atau pria. Rasa tidak aman atau insecure ini sangat mengganggu pribadi seseorang yang (mungkin) kebanyakan hanya terjadi dalam pikiran mereka saja. Tapi dampaknya yang luar biasa, membuat seseorang menjadi tidak bisa mengeluarkan potensi terbaiknya. Sayang banget kan?

Kini, BagivaMedia memiliki saran yang apik banget buat kamu yang saat ini merasakan insecurity dan ingin terbebas darinya. Dan sesuai judul diatas:

Orang Yang Terus-Terusan Insecure Itu Jelek, Gak Mau kan Jadi Jelek?! he2x

Mari kita simak tips dibawah ini agar bisa terhindar dari rasa insecure dan menjadi pribadi yang unik !

1. Jangan Penuhi Pikiran Kita Dengan Omongan Motivasi Kosong

Pasti banyak banget yang bilang kalau kita harus penuhi dengan kalimat-kalimat yang baik dan seakan-akan positif ke dalam pikiran kita. Sebetulnya tidak salah, hanya mungkin kurang lengkap sehingga banyak yang salah dalam mengaplikasikannya, dear. Dalam artian, banyak yang bersifat denial terhadap dirinya sendiri dan berusaha ditutupi dengan kalimat positif. Contoh: Si A memiliki kebiasaan buruk yaitu sering lupa sesuatu. Akhirnya si A menanamkan ke dirinya dengan kalimat “ingatan saya bagus” berulang-ulang kali. Jatuhnya jadi kontradiktif, bukan?

Nah, alangkah lebih baik kalau kita melakukan penerimaan dahulu terhadap kekurangan kita. Baru setelah itu kita tanamkan prinsip harus bisa berubah (jika itu sifat/kebiasaan buruk). Atau jika merasa terdapat kekurangan di fisik, kita juga bisa melakukan penerimaan dahulu, lalu miliki niat untuk mengubah fisik menjadi lebih baik lagi dari sekarang. Bisa dengan berolahraga, makan dan tidur teratur.

Intinya disini adalah melakukan penerimaan terhadap kekurangan agar ada rasa damai di hati kita, tidak denial, lalu lakukan the good things untuk menutupi atau menghilangkan kekurangan itu.

2. Dilarang Keras Membandingkan Kenikmatan Diri Sendiri Dengan Milik Orang Lain

Sebesar apapun kenikmatan yang kita dapat, akan hilang jika kita sudah mulai membandingkannya dengan orang lain. Agree ya, dear?

Sifat membanding-bandingkan ini termasuk dalam sifat buruk dan juga bisa menimbulkan rasa insecure. Padahal masing-masing orang lahir dalam kondisi yang berbeda. Apa yang kita lakukan juga banyak perbedaan. Itu menandakan bahwa setiap orang memiliki sifat keunikannya sendiri. Daripada membanding-bandingkan dengan orang lain dan jadi insecure, lebih baik fokus saja untuk bersyukur!

3. Melakukan Sesuatu Yang Baru

Kita bisa melakukan suatu hal yang baru atau menemukan hobi baru. Cara ini dapat mengalihkan pikiran insecure kita menjadi memikirkan yang lebih berguna. Ketika melakukan hal baru dan kita senang dalam tindakan tersebut, apalagi ada hasil akhirnya, maka kita akan terkaget-kaget ternyata rasa insecure kita sudah tidak terasa dan perlahan hilang lho.

Selain itu, ketika kita melakukan sesuatu hal yang baru, yang challenging bagi kita dan kita merasa bahagia melakukannya. Hal tersebut bisa menjadi sesuatu yang kita banggakan dan orang lain akan menilai bahwa kita adalah orang yang produktif dan unik. Walaupun begitu, bukan berarti kita harus mencari penilaian orang ya, dear.

4. Hindari Teman Yang Toxic

Tidak semua teman kita adalah orang yang berdampak baik untuk kehidupan. Bukankah banyak sekali orang yang memiliki bad attitude sehingga membawa vibrasi yang buruk?

Kalau kamu tidak ingin membuang-buang waktu mu untuk mengelus dada, alangkah lebih baiknya kita anggap teman yang toxic adalah sekadar ‘angin lalu’ dan perlahan menghindarinya. Apa akibatnya kalau kita tetap berdekatan? Bukankah kita bisa menjadi seseorang yang mengubah sikap mereka?

Iya, kalau kita adalah pribadi yang kuat. Tapi kalau belum menjadi pribadi yang ‘kuat’, yang ada malah kita yang berubah jadi bad attitude, dear. Contoh, teman kamu sering mengeluh. Bisa-bisa kamu juga jadi seorang yang sering mengeluh. Dan sifat itu bisa menimbulkan rasa insecure kembali.

5. Fokus Pada Bakat atau Keahlian Yang Kamu Miliki

Setiap orang memiliki bakat yang berbeda. Ada yang bakat dalam menggambar, desain, bernyanyi, menulis, membuat video, melawak dan ribuan bakat lainnya yang dimiliki setiap manusia yang lahir di bumi ini. Kalau kamu fokus pada pengembangan bakat, pengembangan diri, maka rasa insecure akan hilang dari diri kamu.

Karena kamu akan bahagia dengan pencapaian diri kamu. Bukan malah overthinking terhadap rasa insecure itu yang hanya akan membuang-buang waktu kamu. Dan, kepercayaan diri kamu akan timbul dengan sendirinya 😉

Kesimpulan

Well, kita sampai pada akhir artikel yang membahas tentang “Tips Untuk Menghilangkan Rasa Insecure“. Kunci untuk menghilangkan rasa insecure ini adalah fokus pada proses pengembangan diri agar pikiran yang kita miliki ini tidak digunakan untuk memikirkan hal yang tidak berguna untuk diri kita. Ketika diri kita berkembang, maka pribadi kita akan menjadi lebih unik, lebih percaya diri dan lebih bersinar dibandingkan saat kita insecure.

Jika kamu mendapatkan insight dari membaca artikel ini, share ke teman-teman kamu. Dan jika kamu memiliki saran tambahan, kamu bisa tambahkan di kolom komentar.

DearAdmin

Content writer at BagivaMedia. Saran, kritik atau business inquiries? Feel free to email us: media.bagiva[at]gmail.com

View all posts by DearAdmin →

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *